Kamis, 23 April 2015

Review Serena Grissini Breadsticks Biscuit




                Assalamualaikum.. senangnya saat lagi santai dirumah pulang dari kuliah, mas-mas JNE datang ke rumah membawakan paket dari Yukcoba.in. Dalam kesempatan kali ini saya akan mereview produk dari Yukcoba.in yaitu Serena Grissini Breadsticks Biscuit. Yah, lagi-lagi dapat produk makanan lagi, hihi. Tapi nggak papa deh, rejekinya saya berarti.. oke lanjut, apa sih Serena Grissini Breadsticks Biscuit itu? Kalo saya pribadi sering sih liat produk dari Serena di minimarket-minimarket di tempat saya. Tapi cuma familiar sama eggroll sama wafernya saja. So, this is my first time to try it J
                Ternyata Serena Grissini Breadsticks Biscuit adalah biskuit kering dengan rasa gurih dengan bentuk stik panjang. Panjang biskuit ini sekitar 20cm, beda deh sama biskuit-biskuit pada umumnya. Jadi nggak cepet abis waktu dimakan, hihi. Berat bersihnya 125 gram. Packagingnya dari kertas karton, dan dalamnya masih dibungkus dengan plastik. Tapi biasa yah, kalo packaging seperti ini rawan banget hancur isinya. Setelah saya buka, biskuitnya udah hancur semua. Jadi nggak panjang-panjang lagi deh. Komposisi biskuit kering ini dari : tepung terigu minyak nabati, garam, ragi, dan gula. Tapi hati-hati untuk yang alergi gandum yah, nggak disaranin untuk makan ini, soalnya ada alergen gandumnya.
For the taste, saya suka..karena rasanya gurih. Nggak manis, tapi juga nggak asin pas deh. Kalo untuk orang-orang yang nggak suka biskuit manis karena bikin eneg, saya rekomendasiin deh coba produk ini. Tapi bagi yang suka cemilan manis, bisa dikombinasiin juga kok waktu makan biskuit ini. Bisa dicelupin teh hangat, susu coklat, bisa juga dicampur bumbu balado/keju.. karena rasa yang netral jadi kita bisa mix sesuai dengan selera kita..but, don’t worry, isi biskuit ini juga lumanyan banyak. Jadi bisa dimakan bareng keluarga atau sama teman-teman. Cocok juga untuk kita cemal-cemil pas nonton film. Dan yang penting lagi biskuit ini udah ada logo halal dari MUI, jadi kita nggak perlu khawatir lagi..
Plus (+)
-          Enak, gurih, bagi yang nggak suka cemilan manis.
-          Isinya lumayan banyak bisa dinikmati bareng-bareng.
-          Biskuitnya renyah
-          Bisa dinikmati dengan teh, susu coklat, atau dicampur bumbu balado, its up to you J
Min (-)
-          Packagingnya bikin rawan hancur isinya.
-          Ada alergen gandum, jadi hati-hati ya untuk yang alergi gandum.
Repurchase : Yes. Kalau nemu barangnya lagi, hihi.
So, that all my review. I hope it can inspire you guys. Dan terimakasih banyak untuk Yukcoba.in yang sudah memilih saya untuk mereview produk ini. Sampai ketemu di review berikutnya, Wassalamualaikum..

Minggu, 21 Desember 2014

Say hello..

Hi..
actually,  just wanna say hello to my blog..where I've never blogging for couple of months..xoxo
yea, I just so busy with my life..doing exercise everyday, going to campus, back to home, just like that..
I really need a vacation! I feel tired and bored, I require an spirit, inspiration..
I hope that it will refresh me again..huft..

Well, honestly, when I try to write something in this blog, suddenly I got stuck..I don't know why.. TT
but I truly want to share my ideas, my thoughts in here..
yea, really..





Minggu, 20 Juli 2014

Review Sup Krim Asparagus Mamasuka for Yukcoba.in



Haloo semua..ini adalah first time saya nulis review di Yukcoba.in ini. Pertama-tama saya mau ngucapin special thanks kepada Yukcoba.in karena sudah memberi saya kesempatan untuk menjadi reviewer, langsung di kali pertama saya iseng-iseng mengisi formulir di webesitenya.. ;)

Well, produk yang akan saya review kali ini adalah Sup Krim Asparagus MamaSuka. MamaSuka adalah produsen makanan instant juga bumbu-bumbu instant yang sudah cukup dikenal oleh masyarakat Indonesia. Produk ini berbentuk sachet berisi 55gram tepung asparagus. Cara membuatnya juga mudah, seperti yang tertera di kemasannya. Kita tinggal memasukkan isi kemasan ke dalam air yang dimasak..aduk-aduk sampai mengental dan tunggu mendidih, jadi deh..hehe

Waktu saya coba membuat, saya takut keenceran..karena di petunjuknya airnya ± 750 ml. memang awalnya terlihat encer, tapi ternyata setelah beberapa saat didinginkan akan mengental sendiri..Rasanya menurut saya, rasa asparagusnya kerasa banget..teksturnya lembut, seperti sup krim biasanya..dan ada potongan asparagus kecil-kecil juga..Tapi, ternyata saya nggak suka dengan rasanya..maaf ya ;( kayaknya lidah saya nggak cocok nih dengan rasa asparagus.

Tapi bagi pecinta masakan kreasi asparagus, Sup Krim Asparagus MamaSuka patut dicoba..kita nggak usah nambah garam atau yang lain karena komposisinya sudah pas. Porsinya lumayan besar, bisa untuk 1 keluarga. Cocok juga dimakan untuk sarapan karena cukup mengenyangkan..

Nah, itu tadi review dari saya..semoga bermanfaat ya..sampai ketemu di review selanjutnya..^^


paket dari yukcoba.in :)
the result..


Sabtu, 22 Maret 2014

little answer..

as a colleger it is a necessary to have sense of curiosity and active questioning to solve problems. by always asking, we are able to be critical thinker automatically. questioning and solving problem is the true process of learning..

Selasa, 31 Desember 2013

Mie Ayam = Indonesian's Spaghetti


If Italian people has food that consist of noodles, meatballs, and tomato sauce which known as 'Spaghetti', Indonesian's people also has resemble food that made from noodles with slice of chicken as its topping and various vegetables. Yes, we called it : 'Mie Ayam', a food that has suitable taste for our tongue. Now, we will talk about things that related with mie ayam start with price,, the toppings of mie ayam, the important ingredients which is noodles, and of course the taste.

Mie ayam become favorite food in society. With cheap price and delicious taste makes mie ayam become food that people always searching for. The price of mie ayam approximately from the cheapest : Rp 6.000,- until expensive price : Rp 20.000,-, so its different depend on each seller. Now, many trader sell this food. In one region only, may exist tens mie ayam's seller. For example, Mr Yanto and Mr Mul are sellers of mie ayam in Kalibening village. Their place are near to each other. In Mr Yanto's place, his mie ayam's price is Rp 6.000,-. But, if we buy a mie ayam in Mr Mul's stall it will cost Rp 7.000,-. Of course different price also influence to the buyer.

Now, we move to next topic that is the topping of mie ayam. besides slices of chicken that become patent topping in this food, there are many new toppings that added to this food in order to make mie ayam more interesting and more delicious. The various toppings are meatballs, vegetables such as mustard greens, cuts of green onion, pickles, and so on. Mie ayam also completed with soysauce and tomato sauce. Back to compare mie ayam on Mr Yanto and Mr Mul's place. Although with cheapest price than Mr Mul, mie ayam in Mr Yanto is completely enough because there is various toppings. On contrary, in Mr Mul's stall, his mie ayam only has slice of chicken as its topping. 

The last but no least, of course is the taste. If mie ayam has more delicious taste although with expensive price, it doesn't matter for many people. Good taste supported with tough noodles, moreover with thick broth certainly become favorites all people. Each seller has uniqueness taste. The taste of mie ayam in Mr Mul's stall is more salty and thick, in Mr Yanto's place his mie ayam taste more sweet and the broth is more thin. Based on observation although each seller has different taste (and price) the customers of both seller are equal. Sometimes, it seems that many customers are come to Mr Yanto's stall in the afternoon and in the evening other customers choose to buy mie ayam in Mr Mul's place.

For the conclusion, mie ayam is one of favorite food for Indonesian people. Besides delicious taste, mie ayam also has cheap price so it can be achievable for all circles. We must proud of it because only in Indonesia we can find special taste of mie ayam. May in the future can appear new innovations of mie ayam with new toppings, new display but still keep the original taste of Indonesian's mie ayam. It will be the pride if Indonesian's food can be recognized by other nations, not only its cultural heritages. 


by : Ati Saidatul Ula

Senin, 02 Desember 2013

Translation Assignment..

A.
  1. open-minded : berpandangan terbuka
  2. sugar-free : bebas gula
  3. self-serving : melayani diri-sendiri
  4. low-risk : berisiko rendah
  5. part-time : paruh waktu
  6. old-fashioned : kuno
  7. brand-new : baru
  8. last-minute : saat terakhir
  9. badly-written : buruk
  10. well-known : terkenal
  11. good-looking : rupawan
  12. off-duty : bebas kerja
  13. mid-term : jangka menengah
  14. left-handed : kidal
  15. long-distance : jarak jauh
  16. up-to-date : terkini, mutakhir
  17. less-qualified : kurang berkualitas
  18. time-saving : menghemat waktu
  19. navy-blue : biru laut
  20. baby-faced : lucu, imut
B.

The definition of “Phrase” : A phrase is a group of words acting as a single part of speech and not containing both a subject and a verb. It is a part of a sentence, and does not express a complete thought.
  1. A large bucket of flower : seember besar bunga
  2. A wet and stinky dog : seekor anjing bau dan basah
  3. looking an up-to-date books : melihat buku-buku terbaru
  4. Walking in the rain : berjalan dalam hujan
  5. Don't be a naughty boy : jangan menjadi anak nakal
  6. As fast as possible : secepat mungkin
  7. On the street : dijalan
  8. My best friend's father : ayah teman baikku
  9. Go for an interview : pergi untuk sebuah wawancara
  10. Very surprisingly : sangat mengejutkan

C.

a. Simple sentence : a group of words ( a sentence) with only one independent clause which contain one subject and one predicate.

1. I am cooking : aku memasak
2. The teacher taught : seorang guru mengajar
3. Lena practices violin everyday : Lena berlatih biola setiap hari
4. Mona refused her boyfriend : Mona menolak kekasihnya
5. Life is like riding a bicycle : hidup seperti menaiki sebuah sepeda
6. I got a beautiful surprise : aku mendapat sebuah kejutan cantik
7. Richi helping a blind-old man : Richi membantu seorang buta yang tua
8. my sister playing computer : adikku bermain komputer
9. Romeo take me to the garden : Romeo membawaku ke taman
10. Fatin buys me a book : Fatin membelikanku sebuah buku

b. Compound sentence : a group of words ( a sentence ) consists of two independent clauses related by coordinating conjunction. FANBOYS = for, and, nor, but, or, yet, so.

1. I speak English, but my father speaks Javanesse :
Aku berbicara dalam bahasa Inggris, tapi ayahku berbicara dalam bahasa Jawa.

2. My sister sweeps the floor, and I wash the plate :
Adikku menyapu lantai, dan aku mencuci piring.

3. Jason played footbal, for Lea went shopping :
Jason bermain sepak bola, karena Lea pergi belanja.

4. It was a cold day in July, but I am still working :
Ini adalah hari yang dingin di bulan Juli, tapi aku tetap bekerja.

5. Jessica do not like neither chocolate, nor something sweet :
Jessica tidak suka baik coklat, maupun sesuatu yang manis.

6. Sara plays piano, and her mother listen seriously :
Sara memainkan piano, dan ibunya mendengarkan dengan sungguh-sungguh.

7. You can ask to my my assisten, or you can call me :
kamu dapat meminta kepada asistenku, atau kamu dapat meneleponku.

8. The visitors complained about the heat, yet they continued play golf everyday :
Para pengunjung mengeluh tentang panas, namun mereka terus bermain golf setiap hari.

9. I forgeted didn't brought my homework, so I apologize to my teacher :
Aku lupa tidak membawa pekerjaan rumahku, jadi aku meminta maaf kepada guruku.

10. Lisa go for an interview, for she wish a better work :
Lisa pergi untuk sebuah wawancara, karena dia berharap pekerjaan yang lebih baik.

c. Complex sentence : a group of words ( a sentence ) consists of one independent clause and one or more dependent clauses related by subordinating conjunction. Such as = after, altough, while, because, since, etc.

1. Ram went swimming altough it was raining :
Ram pergi berenang walaupun sedang hujan.

2. After warming up, Ula continue her exercise :
Setelah pemanasan, Ula melanjutkan latihannya.

3. Since he was born, he never see his father :
Sejak dia lahir, dia tidak pernah melihat ayahnya.

4. My boyfriend pick me up while I discuss with Sonya :
Pacarku menjemputku saat aku berdiskusi dengan Sonya.

5. The dog bit me because I was bothered :
Anjing itu menggigitku karena aku menggangunya.

6. Before she borrow that bag, she ask for permission first :
Sebelum dia meminjam tas itu, dia meminta ijin terlebih dahulu.

7. Though I am flexible, I draw the line about that :
Meskipun aku fleksibel, aku memberi batas tentang itu.

8. Until we find it, we can't go :
Sampai kita menemukannya, kita tidak bisa pergi.

9. I hadn't known who sang it eventhough I'd heard the song :
Aku tidak tahu siapa yang menyanyikannya meskipun aku pernah mendengar lagu itu.

10. You will pass the final examination as long as you study hard :
Kamu akan melewati ujian akhir selama kamu belajar dengan keras.

Jumat, 26 April 2013

Lagi, Korupsi

Korupsi, selalu menjadi topik yang tidak ada habisnya untuk dibahas. Sudah terbukti, banyaknya kasus korupsi yang terjadi di Negeri ini dilakukan oleh para wakil rakyat yang diberi tampuk kepercayaan untuk memanggul amanat rakyat dan mengayomi rakyat. Tapi yang terjadi malah sebaliknya, kepercayaan itu disalahgunakan untuk memperkaya dirinya sendiri. Padahal masih ada ribuan rakyat tertindas menantikan kelayakan hidup yang harusnya menjadi tanggungan Negara.

Bentuk korupsi yang dilakukan pun bermacam-macam. Dari kasus “Bank Century”, “Wisma Atlet”, “Proyek Hambalang”, dan masih banyak lagi. Baru-baru ini yang terdengar adalah kasus pengadaan genset (generator set) PLTD 5 x 2 MVA dan PLTU 2 x 3 MVA senilai Rp 45 miliar di Rohul, Riau pada tahun anggaran 2005 dan 2006 yang dilakukan oleh mantan Bupati Rokan Hulu (Rohul) Ramlan Zas. Ramlan Zas menolak dibawa kembali ke tahanan dan justru mengamuk di Pengadilan Negeri Pekanbaru karena tidak terima dengan putusan hakim. Berbeda lagi dengan Zulkarnaen Djabar dan Dendy Prasetyo yang berstatus bapak-anak yang didakwa kasus korupsi pengadaan Alqur’an dan laboratorium komputer madrasah tsanawiyah Kementerian Agama (Kemenag). Total proyek korupsi ini senilai Rp 118,1 miliyar. Dengan perbuataanya itu mereka divonis 20 tahun penjara. 

Entah para wakil rakyat yang “mbandel” untuk tetap korupsi, atau sebenarnya hukum di Negara ini yang kurang efektif?. Ini masih menjadi pertanyaan banyak orang. Mungkin hukuman yang membuat jera untuk korupsi adalah dicopotnya jabatan “wakil rakyat” dan dikirim untuk mengabdi langsung ke masyarakat seperti menjadi tukang sapu jalan untuk 10 tahun misalnya. Saya pikir itu akan lebih membuat jera ketimbang dipenjara tapi tetap bisa menikmati fasilitas-fasilitas mewah. Akhirnya akan korupsi lagi.

Dari sini dapat kita tarik kesimpulan bahwa sampai sekarang masih sulit untuk menmukan para wakil rakyat yang bersih, yang mau mengayomi rakyatnya dengan tanggung jawab tanpa memikirkan dirinya sendiri. Kebanyakan masih tergiur dengan uang, dengan fasilitas kelas atas, dan hal-hal mewah lainnya. Coba bayangkan, jika uang bermiliar-miliar itu digunakan untuk hal yang bermanfaat, sudah pasti dapat mengangkat kesejahteraan rakyat, mulai dari membiayai anak-anak kurang mampu untuk sekolah, mengentaskan kemiskinan, menekan kelaparan, dan yang lainnya. Sudah saatnya kita untuk benar-benar memilih wakil rakyat yang bertanggung jawab. Tidak banyak omong tapi jelas dan gamblang usahanya. Percaya, karena kita masih punya pemimpin-pemimpin yang bersih, yang layak untuk memimpin dan membawa Negara ini jauh lebih baik dan sejahtera.